Kabul: Taliban bertekad untuk membunuh Pangeran Harry yang akan kembali bertugas di Afghanistan empat tahun setelah penugasan sebelumnya dipersingkat karena alasan keamanan. Seorang juru bicara kelompok bersenjata itu mengatakan bahwa kelompok itu memiliki "rencana bernilai tinggi" menyerang orang ketiga dalam urutan tahta Kerajaan Inggris itu di Provinsi Helmand, Afghanistan bagian selatan.
Provinsi itu merupakan salah satu medan perang terberat dalam perang yang telah berlangsung selama 10 tahun. "Kami akan melakukan yang terbaik untuk membunuh Pangeran Harry dan pasukan Inggris lainnya yang bermarkas di Helmand," kata juru bicara yang menyebut namanya sebagai Zabihullah Mujahid, melalui telepon dari sebuah lokasi yang dirahasiakan, Senin (10/9).
Provinsi itu merupakan salah satu medan perang terberat dalam perang yang telah berlangsung selama 10 tahun. "Kami akan melakukan yang terbaik untuk membunuh Pangeran Harry dan pasukan Inggris lainnya yang bermarkas di Helmand," kata juru bicara yang menyebut namanya sebagai Zabihullah Mujahid, melalui telepon dari sebuah lokasi yang dirahasiakan, Senin (10/9).